2 September 2025

Mobil Listrik Geely: Memahami Biaya Kepemilikan dan Potensi Penghematan

Share

Memahami Biaya Kepemilikan dan Potensi Penghematan.png
Memahami Biaya Kepemilikan dan Potensi Penghematan.png

Mobil listrik kini menjadi simbol modern lifestyle yang ramah lingkungan dan efisien. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap emisi karbon dan kenaikan harga bahan bakar, banyak orang mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai solusi jangka panjang. Namun, di balik semua keunggulan tersebut, masih banyak yang belum memahami secara menyeluruh bagaimana struktur biaya mobil listrik sebenarnya.

Apakah benar mobil listrik jauh lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar bensin? Ataukah justru ada biaya tersembunyi yang bisa membuat pengeluaran membengkak di kemudian hari? Untuk menjawabnya, mari kita bahas dari berbagai aspek, mulai dari perbandingan biaya energi, perawatan, tarif pengisian daya, hingga dukungan pemerintah terhadap adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Seberapa Besar Penghematan Biaya Bahan Bakar VS Listrik Dalam Jangka Panjang?

Salah satu daya tarik utama mobil listrik adalah efisiensi energi yang lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional. Tanpa mesin pembakaran internal dan dengan sistem penggerak listrik langsung, konsumsi energi menjadi  lebih hemat.

Sebagai ilustrasi, rata-rata tarif listrik rumah tangga di Indonesia untuk kendaraan listrik berkisar antara Rp1.500 hingga Rp2.500 per kWh, tergantung pada golongan daya dan waktu pengisian (siang atau malam hari). Jika mobil listrik memiliki kapasitas baterai 50 kWh, biaya pengisian penuh akan memakan biaya sekitar Rp75.000 – Rp125.000. Dengan kapasitas baterai rata-rata mencapai 350–400 km per sekali isi penuh, biaya per kilometer berkisar Rp200 – Rp300/km.

Sebaliknya, mobil yang menggunakan bahan bakar bensin memiliki konsumsi rata-rata 1 liter untuk 12 km, dan harga bahan bakar sekitar Rp10.000 - Rp13.000/liter, berarti biaya per kilometer mencapai Rp1.000 – Rp1.100/km. Artinya, dari sisi energi, mobil listrik bisa empat hingga lima kali lebih hemat dibanding mobil konvensional dari segi bahan bakar.

Apakah Ada Biaya Hidden untuk Perawatan Selain Baterai dan Charger?

Banyak orang beranggapan bahwa mobil listrik hampir tidak membutuhkan perawatan, karena tidak memiliki oli mesin, busi, atau sistem transmisi yang kompleks. Memang benar, secara mekanikal perawatannya lebih sederhana dibanding mobil konvensional. Namun, seperti kendaraan pada umumnya, tetap ada beberapa komponen penting yang perlu diperhatikan agar performa dan efisiensi kendaraan tetap optimal.

  1. Sistem pendingin baterai dan inverter

Untuk menjaga suhu kerja ideal, mobil listrik dilengkapi sistem pendingin baterai dan inverter yang berfungsi mengatur stabilitas suhu dan mencegah overheating. Jika sistem ini tidak dirawat dengan baik, efisiensi baterai dapat menurun, dan dalam jangka panjang bisa mempercepat degradasi sel baterai. Servis berkala pada sistem pendingin menjadi langkah penting agar performa tetap stabil dan umur baterai lebih panjang.

  1. Motor listrik dan inverter

Komponen elektronik seperti motor listrik, inverter, dan konverter daya biasanya memiliki ketahanan tinggi serta jarang mengalami kerusakan. Meski begitu, tetap diperlukan pemeriksaan rutin untuk memastikan tidak terjadi gangguan akibat panas berlebih, kelembapan, atau lonjakan arus. Pemeriksaan ini membantu mencegah kerusakan dini yang berpotensi menimbulkan biaya besar di kemudian hari.

  1. Degradasi baterai

Baterai adalah komponen paling mahal pada mobil listrik, dengan usia pakai rata-rata 8–10 tahun, tergantung pada pola pengisian dan suhu lingkungan. Sebagian besar produsen kini memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km, tetapi perawatan tetap dibutuhkan. Pengisian daya secara berlebihan atau penggunaan dalam suhu ekstrim dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai. Oleh karena itu, menjaga pola pengisian yang tepat dan parkir di area bersuhu stabil dapat membantu memperpanjang masa pakainya.

  1. Instalasi charger rumah

Hal lain yang sering luput dari perhitungan adalah biaya pemasangan wall charger di rumah. Bagi pengguna yang ingin kenyamanan mengisi daya di rumah, diperlukan instalasi khusus dengan biaya tambahan, umumnya berkisar antara Rp10 – 20 juta, tergantung kapasitas daya dan kondisi instalasi listrik di rumah. Meski membutuhkan investasi awal, fasilitas ini memberikan kemudahan signifikan dan menghemat waktu pengisian daya dibanding bergantung sepenuhnya pada SPKLU publik.

Secara keseluruhan, biaya tersembunyi dalam perawatan mobil listrik tidak sebesar yang dibayangkan, tetapi tetap penting untuk diperhatikan. Dengan melakukan perawatan rutin, menjaga sistem pendingin, menggunakan pola pengisian yang benar, dan memastikan memiliki asuransi kendaraan, pemilik dapat menjaga efisiensi kendaraan serta menekan biaya tak terduga di masa depan.

Bagaimana Biaya Listrik VS Tarif Listrik untuk Pengisian EV dibanding Biaya Bensin?

Selain tarif pengisian daya, beberapa fasilitas publik seperti parkir khusus EV atau penggunaan SPKLU di area premium mungkin memungut biaya tambahan. Pada beberapa lokasi, pengguna juga harus membayar biaya parkir selama proses pengisian berlangsung.

Pemerintah dan operator energi seperti PLN sendiri juga terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai kota besar dan jalur tol. Data PLN mencatat lebih dari 3.200 unit SPKLU di 2.192 lokasi di seluruh Indonesia, dan jumlah ini terus meningkat setiap tahun. Anda dapat memeriksa lokasi SPKLU terdekat melalui situs resmi petaspklu.id.

Dengan pertumbuhan infrastruktur yang cepat, kekhawatiran soal ketersediaan pengisian daya kini mulai berkurang, sehingga penggunaan EV di perjalanan jarak jauh menjadi lebih realistis.

Bagaimana Insentif Pemerintah Terhadap Mobil Listrik (Pajak & Regulasi)?

Untuk mendorong transisi menuju kendaraan ramah lingkungan, pemerintah Indonesia telah menyediakan berbagai insentif dan kemudahan bagi pengguna maupun produsen mobil listrik. Beberapa bentuk dukungan ini mencakup keringanan pajak kendaraan bermotor, pembebasan bea masuk, serta pengurangan pajak penjualan atas barang mewah bagi kendaraan listrik yang dirakit di dalam negeri.

Selain insentif fiskal, pemerintah juga mendukung pengembangan infrastruktur pengisian daya, termasuk pembangunan SPKLU di berbagai wilayah dan pemberian kemudahan bagi pemasangan charger di rumah. Sejumlah kebijakan baru juga mendorong agar gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga apartemen modern menyediakan fasilitas pengisian kendaraan listrik untuk penggunanya.

Langkah-langkah ini secara keseluruhan membantu menurunkan biaya kepemilikan mobil listrik dan mempercepat adopsinya di masyarakat. Dengan dukungan regulasi yang semakin kuat, kendaraan listrik kini menjadi pilihan yang semakin menarik, tidak hanya karena efisiensi energi, tetapi juga karena kemudahan dan keuntungan jangka panjang yang ditawarkan.

Memahami Biaya Kepemilikan dan Potensi Penghematan 2.png
Memahami Biaya Kepemilikan dan Potensi Penghematan 2.png

Memahami biaya mobil listrik secara menyeluruh membantu calon pengguna membuat keputusan yang lebih bijak, tidak hanya mempertimbangkan harga awal, tetapi juga efisiensi jangka panjang, kemudahan perawatan, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang. Dengan semakin banyaknya insentif pemerintah dan kemajuan teknologi, kendaraan listrik kini menjadi pilihan yang semakin rasional dan menguntungkan.

Bagi Anda yang ingin beralih ke mobilitas berkelanjutan tanpa khawatir soal efisiensi dan biaya perawatan, Geely EX5 hadir sebagai kendaraan listrik dengan performa tinggi, desain elegan, dan teknologi hemat energi yang dirancang untuk kebutuhan perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.

Sementara itu, bagi pengendara yang menginginkan transisi lebih fleksibel menuju kendaraan elektrifikasi, Geely Starray EM-i menawarkan keseimbangan ideal antara tenaga mesin konvensional dan efisiensi listrik dalam satu sistem hybrid yang cerdas.

Kunjungi situs resmi Geely Indonesia untuk mengetahui lebih lanjut tentang fitur, spesifikasi, dan promo terbaru. Rasakan bagaimana setiap perjalanan menjadi lebih tenang, efisien, dan berkelanjutan bersama Geely.