Geely Resmi Mulai Perakitan Lokal Geely EX2 dengan TKDN 46,5%, Perkuat Basis EV di Indonesia
Share
Purwakarta, 19 Januari 2026 – Geely Auto Indonesia resmi memulai perakitan lokal Geely EX2, yang kini menjadi kendaraan ketiga dalam jajaran produksi lokal Geely di Indonesia. Setelah menyelesaikan trial production pada Mei 2025, Geely memperluas aktivitas manufakturnya dengan melanjutkan perakitan Starray EM-i pada September, dilanjutkan dengan Geely EX5. Melalui kapasitas produksi hingga 60 unit per hari, kolaborasi strategis bersama PT Handal Indonesia Motor (HIM) menegaskan komitmen jangka panjang Geely untuk memperkuat fondasi industri otomotif nasional serta keyakinannya terhadap potensi Indonesia sebagai pasar utama di kawasan Asia Tenggara.
“Sejak program pre-booking dibuka pada November 2025, Geely EX2 mendapatkan respons yang sangat positif dengan lebih dari 1.000 SPK. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia. Melalui strategi lokalisasi dengan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 46,5%, kami siap menjawab permintaan konsumen dengan menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal,” ujar Wu Chuxing, CEO Geely Auto Indonesia.
Komitmen Geely Perkuat Ekosistem Industri Otomotif Lokal
Tidak hanya melakukan perakitan lokal, Geely juga memperkuat fondasi industri kendaraan listrik di Indonesia melalui peningkatan kapabilitas manufaktur dan kolaborasi di sektor komponen utama. Kemitraan dengan manufaktur lokal Gotion dalam pemasokan battery cell untuk Geely EX2 menjadi langkah penting dalam pengembangan industri baterai di Indonesia. Kolaborasi ini sekaligus membentuk value chain yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Dari sisi keamanan, baterai Geely EX2 mengusung teknologi Cell-to-Pack (CTP) yang dilengkapi Geely Battery Safety System dan sistem pendingin berbasis cairan. Seluruh standar keselamatan dan sertifikasi tetap mengacu pada protokol global Geely untuk memastikan tingkat keamanan tertinggi bagi konsumen.
Di lini produksi, strategi penguatan manufaktur diwujudkan melalui pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, dan pendampingan dari tim global Geely kepada karyawan lokal. Kualitas perakitan dijaga lewat penerapan Geely Manufacturing Enterprise System (GMES) untuk memastikan konsistensi di setiap tahap produksi, sementara setiap unit Geely EX2 menjalani serangkaian pengujian ketat guna memvalidasi performa advanced driver assistance system (ADAS) dalam berbagai skenario berkendara.
Melalui komitmen perakitan lokal ini, Geely berkontribusi pada transfer teknologi, peningkatan kompetensi manufaktur, serta pemenuhan TKDN yang memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia dan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah di sektor kendaraan listrik.
Geely EX2 menjadi model terbaru Geely yang segera diluncurkan di pasar Indonesia. Model ini sebelumnya diperkenalkan dalam versi left-hand drive (LHD) dengan nama Geely Xingyuan. Sepanjang 2025, model tersebut telah mencatat penjualan lebih dari 465 ribu unit di Tiongkok. Pencapaian tersebut mencerminkan bagaimana desain, efisiensi, dan teknologi Geely EX2 mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban modern di Indonesia.
Tentang Geely Auto
Geely Auto merupakan bagian dari Geely Holding Group, salah satu produsen otomotif terbesar di dunia yang berbasis di Hangzhou, Tiongkok. Didirikan pada tahun 1997, Geely Auto telah menjadi pelopor dalam inovasi teknologi otomotif dengan menawarkan berbagai jenis kendaraan yang memenuhi standar kualitas internasional. Fokus utama Geely adalah keberlanjutan, dengan menghadirkan kendaraan listrik, hybrid, dan mesin pembakaran dalam yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan global. Saat ini, Geely beroperasi di lebih dari 80 negara dan berkomitmen untuk menciptakan mobilitas cerdas dan ramah lingkungan untuk masa depan.
Untuk informasi media, dapat menghubungi: | |
|---|---|
Frietz F. Roboth Email: FrietzF.Roboth@geely.com | Aprilia Tyas |

